LUTIM. SIGNALPENDIDIKAN. COM – Perpustakaan Lentera Ilmu Desa Manurung tak lagi sunyi senyap. Selasa (10/02/2026), gedung ini dipenuhi dengan tawa riang dan warna-warni ceria berkat kunjungan 30 siswa SD dan kolaborasi apik dengan mahasiswa KKNT Universitas Cokroaminoto Palopo.
Bekerja sama dengan para mahasiswa KKNT, Perpustakaan Lentera Ilmu sukses menggelar kegiatan literasi dan lomba mewarnai yang diikuti siswa kelas II dari SD 220 Cerekang dan SD 232 Wulasi. Tak hanya siswa, para guru pendamping, perwakilan Pustakawan Muda DPK, Aristu Frisan, serta para mahasiswa KKNT pun turut memeriahkan acara.
Kunjungan ini bukan sekadar jalan-jalan biasa. Tujuannya mulia: menumbuhkan semangat berkreasi dan meningkatkan kemampuan motorik siswa melalui lomba mewarnai. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mengubah stigma bahwa perpustakaan adalah tempat yang kaku, sunyi, dan membosankan.
Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur, Suliati, tak ketinggalan memberikan apresiasi. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat inspiratif dalam meningkatkan minat baca anak sejak dini dan memastikan manfaat perpustakaan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
Kepala Desa Manurung, Irwan Jafar, pun menyuarakan dukungan penuh terhadap kegiatan literasi yang melibatkan berbagai pihak. Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat Desa Manurung untuk lebih mencintai budaya membaca dan menjadikan Perpustakaan Lentera Ilmu sebagai sumber utama bahan bacaan yang bermanfaat.
Pengelola Perpustakaan Lentera Ilmu sekaligus penanggung jawab kegiatan, Riskawati Marsam, tak dapat menyembunyikan rasa harunya melihat antusiasme anak-anak.
“Di hari biasa suasana di perpustakaan selalu tenang, namun hari ini berubah menjadi lebih hidup dengan tawa dan semangat peserta,” ujarnya.
Riskawati menambahkan, momen ini membuktikan bahwa perpustakaan benar-benar dapat menjadi “lentera” yang menerangi imajinasi dan dunia belajar anak-anak di Desa Manurung.
Dengan sentuhan kreativitas dan kolaborasi, Perpustakaan Lentera Ilmu berhasil mengubah wajahnya menjadi lebih ramah, menyenangkan, dan menginspirasi. Lap PGRI.












